Banyak momen yang sudah terlewati.. 8 November lalu, aku dan abang merayakan hari jadi yang pertama. What a great moment last year, a moment that really change our life. Ga ada yang spesial waktu itu, pulang kantor mau bikin acara bertiga sama Rakha, jalanan malah super duper macet. Walhasil, sampe rumah udah cape, malem, Rakha juga udah waktunya tidur. Tapi, aku percaya..hati kita ga berubah meski hari jadi itu tak dirayakan.
Selama setahun, apa yang sudah terjadi? Hmm.. nice question. Yang pasti, aku jadi lihat sisi negatifnya yang selama pacaran ga terlihat. Bukan hanya dari sisi abang, tapi juga dari lingkungannya. Tapi, banyak juga sifat positifnya yang membuatku makin bangga sama hubby.
Sayangnya, masih banyak hal yang belum bisa dimaklumi sama orang-orang sekitar kita.. Contohnya, aku jadi sedikit jauh sama keluargaku karena ga punya banyak waktu berkumpul sama mereka lagi. Ya, sebagai istri aku merasa kewajibanku sekarang lebih berat untuk keluarga kecilku. Terkadang, prinsip ini yang sulit ddimengerti sama keluargaku. Mereka menuntut aku menjadi seperti aku yang dulu aasih hidup sendiri.. Padahal, dulu aja aku super sibuk. Setiap libur, selalu ada acara. Sekarang, di hari libur aku harus membagi diri untuk keluarga kecilku, keluarga Bekasi, teman, dan diriku sendiri. Susahnyaaaa....
Tapi kadang, jarang pulang ke rumah juga membuatku sedih. Kangen berkumpul sama-sama seperti dulu. Apalagi sekarang sudah ada Rakha... Setiap kali berkumpul, rasanya seneng banget. Kalau jenuh sedang melanda, rasanya pengeeeeeeeeeeeen pulang. Sedih banget.. Ya, tapi harus diikhlasin ya, semuanya.
Hmm, tanggal 17 November kemarin, Rakha juga pas masuk umur 3 bulan lho. Jagoan kecilku itu makin pintar aja dari hari ke hari. Tepat di hari jadinya, dia mulai bisa tengkurep sendiri. Sebelumnya, dia baru bisa miring dan harus dibantu untuk menengkurepkan badannya.
Jadinya, anakku sekarang punya hobi baru, tengkurep! Ya,selain ngobrol dan ngoceh ga karuan..hihihi... Setiap bangun tidur, dia tidak menanngis, tapi langsung tengkurep. Habis mandi, setelah mik, dalam setiap kesempatan, tengkurep jaadi jurus andalannya. Tidurnya pun sekarang sudah bervariasi, ga hanya terlentang, tapi juga tidur miring.
Alhamdulillah...padahal, kata orang-orang, bayi baru bisa tengkurep sendiri umur 4 bulan.
Sekarang Rakha juga lebih suka duduk dipangku, ga bisa digendong lagi kecuali waktu dia mau tidur.
Duh, anakku sayang... Cepat besar ya
No comments:
Post a Comment