Dalam satu sesi konsultasi dr kandungan, ternyata posisi kepala babyku ke atas lagi. Bayangin, setelah sebelum-sebelumnya ga ada kendala apapun untuk lahir normal, tiba-tiba di minggu ke-38 dia memilih naik, keluar dari rumah kepalanya saat itu, mulut rahim. Quite shocking, karena itu berarti kemungkinan besar kelahiran bayi kecilku akan lewat operasi caesar, bukan kelahiran spontan. Mengejutkan.. karena ga gampang untuk mengembalikan posisi kepalanya untuk kebawah lagi pada usia 38 minggu, detik-detik menjelang kelahiran.
Awalnya, segala teknik nonggeng aku lakukan untuk mengembalikan posisi si kecil. Berdoa dan merayu si kecil yang lagi pecicilan ini, supaya mau kembali lagi ke bawah. Tapi lama-lama, kayaknya ini juga jalan dari proses kehamilanku. Mungkin, caesar akan menjadi jalan yang terbaik buat ibu dan bayi. Selama ini, kondisi kehamilannya kan baik-baik aja, ga ada kendala apa-apa. Dan, kalau di minggu terakhir malah membalik, mungkin itu jalan yang udah diaturNya.
Dan, akhirnya.. tetap berusaha, berdoa, dan ngajak ngobrol si kecil. Tapi, tidak memberi perintah untuk turun ke tempat yang seharusnya. Kalau dia mau melalui jalur operasi, rasanya seru juga... Ya, coba belajar demokratis dari dalam kandungan. huehehhee... Yang jelas, dia belajar pecicilan kan dari bundanya juga.
De, nanti kalau kamu sudah besar minta maaf sama bunda yaaaaa. Bunda sayang kamu :D
No comments:
Post a Comment